In The Name of Love


Multi talenta, penyayang dan penuh dengan cinta. Inilah seorang wanita yang akan semakin Anda lihat di layar kaca. Mau bagaimana pun Anda mendeskripsikannya, ini adalah saat yang tepat untuk FHM mengenalkan Anda kepada sosok wanita yang bernama Cinta Ratu Nansya.

Tahun lalu sempat ada berita tentang kamu yang tidak puas dengan hasil scene di film Kutukan Arwah Santet yang terlihat terlalu vulgar untuk masyarakat Indonesia. Boleh nggak diceritakan sedikit mengenai masalahnya?
Permasalahan tersebut sebetulnya hadir dari keluarga saya. Saat itu mereka datang ke premiere film itu dan melihat scene tersebut terlalu vulgar untuk dipertontonkan kepada masyarakat Indonesia. Kalau saya sendiri tahu batasan mana yang baik dan buruk, dan saya juga tidak akan menjual tubuh kepada pria. Saya selalu melakukan semua hal yang masih dalam batas wajarnya, seperti pemotretan ini yang saya lakukan dengan FHM adalah sebuah seni. Dan karena keluarga saya juga kuat agamanya dan kritis, jadi mereka menganggap scene tersebut di luar pemikiran mereka. Dan setelah keluarga saya komplain ke produser terlihat tidak ada itikad baik jadi mereka merasa tersinggung.

Sebagai entertainer, kamu pasti punya penggemar. Apa hal tergila yang pernah diberikan oleh penggemar kamu?
Wah banyak sekali. Salah satunya adalah saya pernah dicaci maki saat setelah turun panggung setelah nyanyi di salah satu tempat di luar kota. Sepertinya dia mempunyai obsesi yang berlebihan terhadap saya, dan dia mempunyai ekspetasi yang menginginkan hal-hal lebih dengan diri saya. Sampai-sampai saya harus dijaga oleh manajer dan juga sekuriti di sana.

Apa yang bisa membuat kamu secara langsung turn off dari seorang pria?
Belakangan ini saya gampang banget ilfil sama pria. Sifat pria yang tukang pembohong itu juga termasuk salah satu faktor yang bikin saya cepat ilfil sama pria.

Hal apa saja yang bisa membuat kamu tertawa?
Ingin tahu jawaban Cinta Ratu Nansya lebih lengkap? Baca FHM Indonesia edisi Juli 2013.

(Teks: Rizki Adityo, Styling: Rut Caroline, Photography: Rici Linde)